Flek hitam merupakan gangguan kulit sebagai salah satu tanda penuaan. Proses penuaan kulit merupakan peristiwa alamiah yang akan dialami oleh setiap individu seiring bertambahnya usia. Namun, proses tersebut tidak sama pada setiap orang ada yang lebih lambat (awet muda) dan ada yang lebih cepat (penuaan dini). Flek atau noda berwarna cokelat kehitaman adalah hasil timbunan lipofuscin. Flek hitam yang terdapat pada orang yang masih muda menunjukkan kulit mengalami penuaan dini.
Penyebab dari flek hitam
Flek hitam timbul disebabkan sinar ultraviolet matahari yang menembus lapisan epidermis kulit. Juga dapat disebabkan zat kimia dalam kosmetik, obat-obatan tertentu, seperti pil Kb, pengaruh hormon, kondisi lingkungan seperti asap kendaraan dan berbagai pencemaran lainnya yang merupakan radikal bebas penyebab kerusakan kulit.
Perawatan untuk mengatasi flek hitam:
- Menghindari paparan sinar matahari secara langgsung
- Banyak minum air putih, sayur dan buah-buahan segar yang banyak mengandung vitamin C dan E.
- Hindari merokok
Namun ada baiknya sebelum melakukan treatment atau tindakanperawatan atau pencegahan flek hitam, maka yang harus dilakukan adalah melakukan evaluasi atau pemeriksaan terlebih dahulu untuk mengetahui penyebab dari timbulnya flek-flek hitam tersebut, yaitu apakah karena faktor penuaan atau faktor matahari. Muncunya flek hitam lebih disebabkan oleh faktor usia sebagai faktor penuaan dini (aging).
Yang harus dilakukan untuk mengatasi flek hitam adalah dengan menggunakan krim malam (night cream). Selain itu sebaiknya hindari paparan sinar matahari secara langsung dengan menggunakan tabir surya sebelum beraktivitas di luar ruangan. Selanjutnya dengan mengurangi minuman yang mengandung kafein seperti kopi dan teh karena dapat menyebabkan kantung mata dan menimbun cairan.
Kemudian melakukan treatment skin rejuvenantion, suatu teknologi baru yang sudah FDA approve. Treatment skin rejuvenation dapat mengatasi masalah penuaan dini, serta memberikan hasil terbaik untuk elastisitas dan kehalusan kulit.
Seperti halnya usia, kualitas kulit juga dapat berubah seiring dengan penurunan jumlah kolagen, serta elastis, dan kualitas asam hialuronat dalam tubuh. Hal ini mengakibatkan kulit menjadi kasar dan kering. Jam biologis memang menjadi penyebab penting, namun faktor gaya hidup seperti paparan sinar matahari, merokok dan minuman beralkohol juga turut berpengaruh dalam proses penuaan dini.
Treatment skin rejuvenation yang menggunakan alat klik, diawali dengan membersihkan wajah dengan milk cleanser, selanjutnya digunakan facial foam agar wajah benar-benar bersih. Setelah itu diberikan scrub khusus yang diracik sendiri pada wajah untuk mengangkat sel-sel kulit mati yang ada pada wajah.

Wajah selalu menjadi suatu bagian yang penting terutama bagi wanita. Semua wanita mendambakan kulit wajah yang bersih, bebas dan jerawat meupun flek hitam pada wajah. Namun salah satu masalah yang paling sering terjadi pada sebagian besar wanita Asia > 30 tahun adalah timbulnya noda hitam pada wajah. Pigmentasi kulit atau melasma, bisa terjadi di beberapa bagian tubnuh, terutama di daerah wajah, akibat paparan sinar matahari. Selain sinar matahari, melasma juga dapat tertjadi akibat pemakaian obat hormonal, misalnya kontrasepsi.
Flek hitam pada kulit merupakan pigmentasi kulit yang berlebih yang juga bisa terjadi dibagian tubuh lain. Flek hitam sebagian disebabkan karena paparan sinar matahari pada wajah. Sda juga yang disebabkan oleh perubahan hormone atau akibat penggunaan kosmetik mengandung merkuri. Flek pada wajah bisa dikurangi dengan penggunaan krim atau obat mengandung bahan antipigmentasi topical seperti hidrokuinon dan niasinamida atau dengan teknik mikrodermabrasi untuk mengelupas kulit mati. Kaum wanita paling takut dan stress bula dirinya tampak tua . Begitu pula bila wajahnya yang ketika muda putih mulus atau hitam mulus tiba-tiba muncul bercak-bercak hitam yang dikenal dengan flek hitam. Flek hitam ada yang muncul bintik-bintik kecil banyak tersebar disekitar pipi dan bisa juga flek yang membentuk pulau-pulau tak beraturan yang tersebar diseluruh wajah. Secara umum kaum wanita senang memilih terapi kosmetik kimia karena lebih cepat tampak hasilnya, namun sesungguhnya beresiko bagi yang kulitnya yang sensitive. Lebih memprihatinkan bila kosmetik yang digunakan mengandung mercuri lalu pelan tapi pasti muncul keluhan kanker.
